新闻是有分量的

阿森纳队对阵拜仁慕尼黑队:Peluru kosong枪手队

2017年3月7日下午5点18分发布
2017年3月7日下午5:18更新

DIKEPUNG LAWAN。 Pemain Arsenal,Theo Walcott dikepung pemain Newcastle United dalam laga Liga Primer,Sabtu,2 Januari 2016. Foto oleh EPA

DIKEPUNG LAWAN。 Pemain Arsenal,Theo Walcott dikepung pemain Newcastle United dalam laga Liga Primer,Sabtu,2 Januari 2016. Foto oleh EPA

雅加达,印度尼西亚 - Tak ada yang lebih mustahil daripada keluar sebagai pemenang setelah kalah 1-5 di leg pertama。 Memang,pernah ada Real Madrid yang melakukannya di era 1980-an。 Mereka kalah 1-5 dalam laga tandang kemudian berbalik lolos ke babak selanjutnya setelah menang 4-0。

Tapi itu di时代的Piala冠军。 Di era Liga Champions,belum pernah ada yang melakukannya。

Lagi pula,Arsenal bukan Real。 Dan yang dihadapi Per Mertesacker dan kawan-kawan bukan hanya defisit gol 1-5 atas Bayern Muenchen。 Tapi juga situasi di dalam内部蒂姆。

Situasi tim伦敦Utara itu memang sedang bergejolak。 Penyebabnya adalah hubungan tidak harmonis antara Alexis Sanchez dan rekan-rekannya。 Pemicunya adalah leg pertama Liga Champions vs Bayern di Allianz Arena 16 Februari lalu。

Mantan pemain Barcelona itu mengkambinghitamkan rekan-rekannya atas kekalahan memalukan tersebut。 Wenger sampai turun tangan untuk meredam konflik antarpemain itu。

Rupanya,persoalan belum tuntas。 Bahkan hingga Liga Primer berjalan beberapa laga pun ketidakharmonisan masih terjadi。 Puncaknya,Alexis ditepikan saat Arsenal menghadapi laga big match melawan Liverpool 5 Maret lalu。

Kondisi tak kondusif itu langsung membuat mantan pemain Udinese itu ingin segera hengkang。 Kabarnya,pengajuan kontrak baru yang disodorkan manajemen tak membuat Alexis tergiur。 Klub-klub besar dari Perancis dan China pun antre untuk mendapatkan tanda tangannya。

Dengan situasi yang jauh dari kata solid tersebut,sangat mustahil Arsenal bisa membalik keadaan。 Apalagi,beban gol mereka cukup besar。 Kekalahan 1-5 di Allianz Arena membuat mereka harus menang dengan skor最小4-0。 Melihat soliditas Bayern di bawah Carlo Ancelotti,rasanya议程besar tersebut bakal jauh panggang dari api。 Sangat sulit diwujudkan。

Bahkan,kondisi蒂姆巴伐利亚jauh lebih baik dibandingkan阿森纳。 Di ajang domestik,mereka sangat stabil。 Dengan dua kemenangan beruntun setelah ditahan seri Hertha Berlin 1-1,mereka kini sendirian di puncak klasemen Bundesliga dengan selisih 7 angka dari RB Leipzig。

Gap cukup jauh tersebut bakal memberi banyak kekuatan mental bagi Philipp Lahm dan kawan-kawan。 Ancelotti bisa menurunkan pasukan terbaiknya di Liga冠军tanpa perlu khawatir bakal mengganggu performa mereka di dalam negeri。

Memang,beberapa andalan seperti Douglas Costa,Lahm,dan Rafinha tak bisa diturunkan seperti saat leg pertama。 Tapi tanpa mereka bertiga,skuat Bayern tetap kompetitif。 Masih ada Arjen Robben yang bakal memberi dimensi kecepatan dalam serangan Bayern dari sayap kanan。 Begitu juga Thomas Mueller yang pergerakannya begitu tak terbatas。

Peluang Arsenal semakin jatuh karena Robert Lewandowski bakal siap diturunkan。 Lewy sedang menjalani hari-hari penuh kegembiraan di ajang para juara Eropa tersebut。 Koleksi golnya membuntuti Lionel Messi dan Edinson Cavani。 Jika pemain巴塞罗那itu memiliki 10 gol dan Cavani 7 gol,Lewy mencatat 6 gol buat拜仁。

Arsenal bisa menjadi目标empuk bagi Lewy untuk mengejar dua rivalnya tersebut。

Sebegitu parahkah阿森纳?

Mertesacker sebagai kapten tim mengakui bahwa peluang timnya cukup berat。 Tapi paling tidak dalam laga melawan Bayern masih ada yang tersisa untuk dibela。 Yakni harga diri di depan para pendukungnya sendiri。

“Saya kira ini saat yang tepat untuk menunjukkan wajah yang berbeda dari Arsenal,”kata Mertesacker

“Saat ini terserah bagaimana kita membuat粉丝kembali bangga kepada kita。 Inilah yang harus kita tekankan,“katanya。

Kata-kata mantan pemain Werder Bremen tersebut memang mengandung semangat besar。 Tapi lebih terdengar seperti peluru kosong。 Bising tapi sama sekali tak bisa melukai。 -Rappler.com