新闻是有分量的

皇家马德里基金会gali potensi pesepak bola muda Samarinda

2017年2月22日下午9点48分发布
更新时间:2017年2月22日下午9:49

BERLATIH。 Peserta pelatihan sepak bola yang digelar jaringan Real Madrid Foundation di Stadion Madya Sempaja,Samarinda,terlihat tengah berlatih pada Rabu,22 Februari。 Foto oleh Sapri Maulana / Rappler

BERLATIH。 Peserta pelatihan sepak bola yang digelar jaringan Real Madrid Foundation di Stadion Madya Sempaja,Samarinda,terlihat tengah berlatih pada Rabu,22 Februari。 Foto oleh Sapri Maulana / Rappler

SAMARINDA,印度尼西亚 - Wakil dari皇家马德里基金会,Antonio Velasco Montero berkunjung ke Stadion Madya Sempaja,Samarinda,Kalimantan Timur pada Rabu,22 Februari。 Kedatangan pria yang bertindak sebagai法律官员yayasan itu bertujuan untuk memastikan apakah kontrak kerjasama dengan Yayasan Odah Etam Bebaya,selaku pengelola teknis皇家马德里基金会di Samarinda dapat diperpanjang。

议程lainnya,dia ingin melihat secara langsung potensi yang dimiliki oleh para pesepakbola muda di kota itu。 Samarinda diketahui merupakan salah satu dari tiga jaringan皇家马德里基金会ya ada di Indonesia。 Dua kota lainnya yakni Banjarbaru dan Yogyakarta。

Ketua Yayasan Odah Etam Bebaya,Akbar Ciptanto mengatakan ada kelebihan yang diterima para peserta yang berlatih di bawah jaringan皇家马德里基金会。 Selain menerima pembelajaran modul yang langsung dibuat oleh yayasan milik klub raksasa Spanyol itu,mereka juga dilatih oleh para pelatih berkualitas。

“Pelatih yang kami pilih telah mendapatkan pelatihan langsung oleh pelatih皇家马德里基金会,Spanyol yang dilaksanakan setiap tahun,”ujar Akbar yang turut mendampingi Montero ketika meninjau sesi latihan di Stadion Madya Sempaja。

Ada 100 pesepakbola berusia 7-17 tahun yang menjadi peserta dan dilatih oleh 5 orang pelatih。 Artinya,1 orang pelatih mendidik 20 orang pemain yang berlatih secara rutin pada hari Rabu dan Sabtu anore。

Sementara untuk konsep pembiayaan,60 persen pemain merupakan peserta yang masuk tanpa dipungut biaya。 Namun,Real Madrid Foundation mengisyaratkan prestasi akademis yang juga terjaga dengan baik di sekolah。 Oleh sebab itu,seluruh peserta harus melampirkan salinan rapor tahunan dari sekolah。

Yayasan itu disebut Akbar juga mengajarkan pendidikan karakter,道德dan ilmu pengetahuan umum lainnya。

Sementara,Sekretaris Umum国际社会体育发展(ISSD)基金会,Ainul Ridha selaku pelaksana teknis皇家马德里基金会skala nasional mengatakan perbedaan pelatihan sepak bola yang diberikan yayasan itu dengan tempat lain yakni terletak pada adanya penggabungan unsur pendidikan,sosial dan kesehatan dalam satu metodologi pelatihan 。

“Jadi,anak-anak selain pandai bermain sepakbola juga bisa bermanfaat di lingkungan masyarakat,”ujar Ainul。

Lalu,bagaimana peluang para pemain yang berlatih untuk dibawa menjadi皇家马德里? Ainul menyebut peluang itu selalu terbuka。

“Tetapi,untuk di awal,kami masih fokus ke penguatan moral dan karakter,”kata dia。 - Rappler.com