新闻是有分量的

Persiapan Piala Presiden,Persib panggil gelandang rekomendasi国际米兰

2017年2月7日下午6:22发布
2017年2月7日下午6:24更新

Djadjang Nurdjaman

Djadjang Nurdjaman

雅加达,印度尼西亚 - Persib Bandung tak mau setengah hati tampil di Piala Presiden 2017.Selain sebagai persiapan menghadapi Liga 1,mereka juga menjadikan turnamen pra-kompetisi itu sebagai uji coba untuk membentuk tim terbaik。

Tak puas dengan performa Erick Weeks Lewis,Maung Bandung mengarahkan bidikannya pada gelandang Eropa,Mirko Livaja。 Livaja adalah pemain berpaspor Kroasia yang kini bermain untuk salah satu klub di negaranya,HNK Sibenik。 希贝尼克tampil di kasta kedua Liga Kroasia。

Nama Livaja muncul di benak Djadjang dari salah satu rekannya saat mengikuti kursus kepelatihan di Inter Milan tahun lalu。 Dia kini menjabat sebagai tim pencari bakat rival sekota AC Milan tersebut。

“Ya,benar ada pemain yang akan diseleksi lagi。 Lihat saja nanti,rencana datang Minggu ini,“kata Djadjang saat dihubungi Selasa,17 Februari。

Livaja masuk dalam雷达pencari bakat国际米兰karena kemampuannya yang cukup istimewa。 Posisi aslinya memang gelandang serang。 Namun,dia juga bisa ditempatkan sebagai 边锋 Cocok untuk Persib yang kerap memakai formasi dua sayap mengapit penyerang utama。 Usianya yang masih 22 tahun membuatnya dia bisa berkembang pesat。

Upaya mendatangkan Livaja sudah sangat konkret。 Djadjang sudah mengontak perwakilan pemain。 “Dia cukup percaya diri。 Sangat ingin tampil di Indonesia memperkuat Persib,“kata Djadjang。

Meski berasal dari Eropa,Livaja tak langsung diterima di tim kebanggaan para Bobotoh tersebut。 Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut akan tetap menyeleksinya。 “Dicoba dulu dalam latihan,kemungkinan juga dimainkan dalam Piala Presiden,biar kelihatan gimana mainnya,”papar dia。

Selain Livaja,satu pemain lain yang kemungkinan tiba pada pekan ini untuk diseleksi adalah Overtuum。 Pemain asal Belanda tersebut direkomendasikan oleh agen Sergio van Dijk。 Nantinya,pelatih berkumis itu akan melihat bagaimana penampilan pemain asing tersebut sebelum memilih salah satunya。

Djanur puji pemain mudanya

Djanur memang belum merasa paripurna dengan skuat Persib saat ini。 Mereka hanya menang tipis atas PSM Makassar 1-0 dalam laga perdana di grup 3 Piala Presiden,Senin,6 Februari。 Padahal,dengan skuat mereka sekarang,seharusnya mereka bisa menang lebih besar。

“Kendalanya mungkin 整理 .Sebab,kami banyak ciptakan peluang.Tapi hanya tercipta satu gol.Itupun dari bola mati,”tuturnya。

Karena itu,Djanur akan merevitalisasi posisi Sergio Van Dijk dan Shohei Matsunaga di laga berikutnya。 Bisa jadi kebuntuan di laga tersebut karena kurangnya dukungan dari lapangan tengah。

Dalam laga melawan PSM Makassar tersebut,suplai umpan-umpan matang memang tak banyak diterima keduanya。 Bola yang menuju mereka sebagian besar datang dari bola mati dan serangan sayap。 Sementara 开放玩 dari posisi Erick Weeks Lewis tak begitu terlihat。 Justru Gian Zola yang tampil lebih berani。

Pujian pun dilontarkan oleh Djadjang kepada Gian Zola dan Henhen Haryanto。 Dua pemain muda yang baru dipromosikan ke tim utama dari diklat Persib dan Persib U-21。 Tak tanggung-tanggung,dua pemain belia itu langsung tampil dalam starting XI

Bertumpuk peran dengan Erick,Zola bisa lebih tenang dalam mengontrol dan membagi bola,mengarahkan serta mengubah alur serangan。

Dua kali 通过 terobosannya sempat membahayakan。 Untung masih bisa dihadang Hamka Hamzah。 Jika tidak,Van Dijk dan Shohei Matsunaga bisa memberi mimpi buruk bagi gawang Juku Eja。

“Zola dan Henhen saya cukup puas.Mereka cukup bagus,percaya diri,langsung in dengan tim,”kata Djanur。

Selain kedua nama itu,sebenanrnya ada satu lagi pemain yang masuk kategori U-23 dan menjadi starting XI,dia adalah Febri Hariyadi。 Namun,dia sudah jadi pilihan di tim utama sejak di Indonesia Soccer Championship(ISC)Musim lalu。

Penilaian kurang puas justru ditunjukkan Djadjang kepada pemain asing yang masih diseleksi di Piala Presiden ini,Erick Weeks Lewis。 Pemain Liberia itu dianggap belum menampilkan kemampuan terbaiknya。

“Erick Weeks belum kelihatan.Hari ini dia tidak menunjukan performanya yang terbaik,”katanya。

Hal itu menjadikan tim pelatih berpikir dua kali apabila harus langsung merekrutnya。 Djadjang dan tim akan memantau terus kemampuan gelandang serang tersebut。 Kalau performanya tak kunjung membaik,bukan tidak mungkin dirinya akan mencari pengganti。

“Kami akan pantau pemain ini.Kalau masih seperti itu,ya kami masih akan cari lagi pemain di posisi gelandang serang,”Djadjang menandaskan。 -Rappler.com