新闻是有分量的

Persebaya menanti tuah Iwan Setiawan

2017年1月31日下午2:13发布
2017年1月31日下午4:20更新

GRUDUK JAKARTA。 Suporter Persebaya menunjukkan atributnya saat akan berangkat ke Jakarta di stasiun Pasar Turi,Surabaya,Jawa Timur,Senin malam,1 Agustus。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

GRUDUK JAKARTA。 Suporter Persebaya menunjukkan atributnya saat akan berangkat ke Jakarta di stasiun Pasar Turi,Surabaya,Jawa Timur,Senin malam,1 Agustus。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Surabaya siap mendapatkan kembali martabatnya sebagai kota sepak bola。 Persebaya Surabaya sudah bangkit dari“kubur”。 Tak hanya bangkit,tim yang jadi hidup mati Bonek ini lahir kembali dengan penataan manajemen yang lebih rapi dan profesional setelah dibeli PT Jawa Pos Koran。

Di saat tim-tim Liga 2 lainnya sudah menjalani uji coba untuk seleksi pemain,Persebaya pun tak mau ketinggalan。 Mereka menggelar uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo,Senin,30 Desember,melawan tim seleksi Sidoarjo。 Pertandingan tersebut semakin istimewa karena Direktur Utama PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda ikut memantau langsung pertandingan。

Azrul bahkan sudah membentuk tim dari内部Jawa Pos yang akan mengelola Persebaya。 Bahkan,beberapa jabatan utama dipegang orang-orang redaksi。 Targetnya juga jelas:musim depan harus sudah tampil di Liga 1。

Kehadiran putra Dahlan Iskan tersebut ternyata mampu menginjeksikan semangat pada pasukan Green Force Mereka menggulung tim Sidoarjo 3-0。

Tim Persebaya yang disiapkan untuk tampil di Liga 2 itu bakal dilatih Iwan Setiawan。 Tinggal teken kontrak。 Iwan adalah salah seorang pelatih yang sudah malang melintang di jagat sepak bola nasional。

Alasan utama penunjukan pelatih 48 tahun itu adalah pengalaman。 Manajer Persebaya Choesnoel Faried menjelaskan,Iwan dinilai layak memegang tampuk kepaltihan Persebaya karena pernah membawa Pusamania Borneo FC(PBFC)promosi dari Divisi Utama ke Indonesia Super League(ISL)。

Namun,tak boleh dilupakan bahwa kemenangan-kemenangan PBFC kala dipimpin Iwan dianggap sering kontroversial。 Dia sering mendapat hadiah punti dan banyak menang di kandang。 Pemilihan Iwan,kata Faried,sudah dikonsultasikan dengan owner baru Persebaya,PT Jawa Pos Koran。

“Iwan pernah membawa PBFC juara Divisi Utama 2014.Dia punya banyak pengalaman melatih bersama tim-tim kasta tertinggi,dia juga punya lisensi AFC jadi layak untuk memimpin Persebaya,”kata Faried。

Selain itu,Iwan diharapkan bisa menunjukkan kemampuan melatih yang mumpuni。 Sebab,dalam portofolionya,dia mengaku sempat tiga bulan tinggal di Belanda untuk menimba ilmu kepelatihan。 Saat itu,dia pulang dengan mengantongi sertifikat dari asosiasi sepak bola Belanda,KNVB。

“Dia juga membuktikan bisa menjuarai Piala Asia Pasifik bersama Timnas Indonesia U-14 pada tahun 2004. Karakter itulah yang dinilai manajemen Persebaya sangat cocok,”paparnya

Dengan banyak pemain muda di Liga 2 yang akan dimaksimalkan,sosok Iwan yang bisa bekerja dan melihat potensi pemain muda,diyakini mampu mengolah,meracik Persebaya menjadi tim andalan。

Ya,sesuai dengan rencana PSSI untuk menerapkan regulasi anyar pada Liga 2 musim 2017,maka dipastikan sosok pemain muda akan banyak dapat kesempatan。

“Nantinya,maksimal hanya lima pemain berusia di atas 25 tahun di setiap tim yang boleh dimainkan,”tandasnya。

Iwan ingin tambahan pemain

Dari 30 nama yang ada dalam seleksi Persebaya,Iwan sudah memiliki pandangan skill setiap pemain。 Namun,dia ingin penambahan pemain。 Pemain yang ada saat ini bukan tidak mumpuni,tapi perlu ada penambahan agar semakin kuat。

“Saya sudah punya pandangan penilaian。Mana yang harus ditambal,mana yang sudah bagus.Tapi saya tidak bisa sebutkan,”katanya。

Kebutuhan Iwan dalam meramu tim bukan hanya pemain muda。 Dia juga berharap ada tambahan pemain yang telah senior,memiliki kualitas bagus dan selevel dengan pemain kasta tertinggi。 Keinginan tersebut menurut pelatih 48 tahun itu wajar mengingat dirinya diberi target tinggi oleh pelatih。

Untuk itu,ada syarat yang diajukannya kepada manajemen agar Persebaya bisa mencapai目标bersaing di Liga 2 dan lolos ke kompetisi kasta tertinggi untuk tahun depan。

“Saya sudah memberikan keinginan agar jatah maksimal lima pemain senior,bisa dimaksimalkan dengan mendatangkan pemain berlevel ISL。Pengalaman dan mental mereka dibutuhkan untuk mengimbangi pemain-pemain muda,”dia menandaskan。 -Rappler.com