新闻是有分量的

Arema juarai Trofeo Bhayangkara 2017

2017年1月29日下午8:53发布
2017年1月29日下午8:53更新

Pemain Arema FC melakukan selebrasi usai menjuarai turnamen Bhayangkara Trofeo Cup 2017 di Stadion Manahan,Solo,Jawa Tengah,pada 29 Januari 2017. Foto oleh Mohammad Ayudha / Antara

Pemain Arema FC melakukan selebrasi usai menjuarai turnamen Bhayangkara Trofeo Cup 2017 di Stadion Manahan,Solo,Jawa Tengah,pada 29 Januari 2017. Foto oleh Mohammad Ayudha / Antara

SOLO,印度尼西亚 - Arema FC keluar sebagai juara setelah mengumpulkan 4 poin dalam turnamen segitia Trofeo Bhayangkara Cup 2017 di Stadion Manahan Solo,pada Minggu,29 Januari。 Sementara,tim tuan rumah Bhayangkara FC hanya mampu menjadi 亚军 dengan 2 poin,disusul Persija Jakarta di posisi paling buncit dengan 1 poin。

Arema berhasil mengalahkan Persija 1-0 dan menahan imbang Bhayangkara FC 0-0。 Sedangkan pertandingan Bhayangkara FC melawan Persija berakhir dengan skor kacamata。 Turnamen ini berlangsung hanya dalam tempo 3x45 menit,di mana setiap tim menghadapi lawannya dalam 45 menit,dengan sekali break di menit 30。

Turnamen dibuka oleh tendangan kick-off Kapolri Jenderal Tito Karnavian,sekaligus mengawali laga antara Bhayangkara FC melawan Persija。 Pelatih baru Persija,Stefano Cugurra,menurunkan skuat utama mereka seperti Andritany dan Bambang Pamungkas,serta mencoba satu pemain seleksi asal Brasil,Carloz Eduardo de Souza Floresta。

Sementara di kubu Bhayangkara,Simon McMenemy menurunkan dua ponggawa tim,Indra Kahfi dan Evan Dimas Darmono。 Kedua tim memiliki peluang,namun tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir。

Dalam pertandingan kedua,Macan Kemayoran menjajal kekuatan Arema。 Tim Singo Edan tampil beringas sejak menit awal karena secara fisik masih bugar dibanding Persija yang sudah bermain 45 menit melawan Bhayangkara FC。 Meskipun tanpa Cristian Gonzales dan Esteban Vizcarra,Arema cukup merepotkan barisan pertahanan yang dijaga Maman Abdurahman dan Gunawan Dwi Cahyo。

Serangan Arema baru membuahkan hasil setelah umpan terobosan Adam Alis dari sektor kiri lapangan diselesaikan dengan baik oleh Dendi Santoso lewat tembakan kaki kiri dari dalam kotak punti。 Skor 1-0 untuk Arema tak mampu disamakan Persija hingga pertandingan usai。

Arema berada di atas angin pada laga kedua mereka meladeni Bhayangkara,karena hanya membutuhkan hasil seri。 Dari awal,Bhayangkara terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus bermain menekan namun tidak satu pun menghasilkan gol。 Sebaliknya,Arema lebih banyak menunggu bola dan mengandalkan serangan balik。 Hingga peluit panjang,kedudukan tetap imbang 0-0。

Menanggapi kemenangan timnya,pelatih baru Arema Aji Santoso mengatakan dirinya tidak memasang target juara trofeo,karena ia menjadikan turnamen ini sebagai ajang uji coba pemain。 Hingga saat ini,Aji mengaku Arema masih dalam masa persiapan untuk menghadapi kompetisi印度尼西亚超级联赛杨阿坎山bergulir Maret mendatang。

“Ini hanya pemanasan untuk menghadapi Piala Presiden dan kompetisi ISL。 Kalau di ISL目标kami juara,“kata Aji。

Hasil ini membuat Arema mempertahankan gelarnya。 Tahun lalu,Singo Edan menjuarai Piala Bhayangkara 2016 - dengan format berbeda - setelah berhasil mengalahkan Persib 2-0 dalam partai final di Stadion Gelora Bung Karno。 -Rappler.com