新闻是有分量的

尤文图斯vs AC米兰:Tuntaskan'sfida infinita'

2017年1月25日下午12:15发布
2017年1月25日下午12:17更新

KEMENANGAN BERUNTUN。 Juventus kembali mencetak kemenangan untuk 13 pertandingan berturut-turut。 Foto dari Instagram / @尤文图斯

KEMENANGAN BERUNTUN。 Juventus kembali mencetak kemenangan untuk 13 pertandingan berturut-turut。 Foto dari Instagram / @尤文图斯

雅加达,印度尼西亚 - 头条 koran olahraga terbesar di Italia,La Gazzetta dello Sport,terbitan Rabu,25 Januari itu terpampang dengan jelas: Sfida Infinita Rivalitas tak berkesudahan。

Judul tersebut tak berlebihan。 Pertarungan尤文图斯丹AC米兰memang terus menerus terjadi musim ini。 Intensitasnya tinggi。 Begitu juga frekuensinya。 Laga di perempat final Coppa Italia yang akan digelar Kamis,26 Januari pukul 02.45 WIB dini hari di Juventus Stadium,都灵,akan menjadi bentrok ketiga mereka musim ini。

Duel antara Milan dan Juve selalu berjalan ketat。

Dalam laga Piala Super Italia pada Desember lalu,misalnya。 米兰berhasil mengalahkan尤文通过adu punti 4-3 setelah laga berjalan 1-1 di waktu normal dan babak tambahan。

Sebelumnya, La Vecchia Signora别名Si Nyonya Tua juga dihajar米兰1-0 di San Siro dalam ajang Serie A.

Tak pelak,di tengah dominasi Juventus di Italia, Il Diavolo benar-benar menjadi aib bagi sang penguasa。 Posisi pasukan Vincenzo Montella di peringkat ketujuh klasemen sementara benar-benar tak menggambarkan kualitas mereka atas尤文图斯。

“Saat melawan Juve,kami bermain dengan keberanian dan paradigma bahwa kami adalah tim besar,”kata Montella seperti 。

Juve memang bukan lawan biasa bagi Milan。 Di masa kejayaan Rossoneri,pertarungan antar kedua tim selalu menjadi laga penentuan juara。 Namun,竞争对手sekota国际米兰itu kini menjadi salah satu raksasa tidur Italia。 Mereka tercecer dari perebutan scudetto别名gelar juara。 Mereka juga tak lagi tampil di ajang Eropa。

Namun,bukan berarti mereka akan menyerah melawan Juve。 Justru dengan tak berpeluang di ajang manapun,Coppa Italia bisa menjadi jalan keluar。 Hanya di turnamen inilah mereka bisa menghapus puasa gelar Coppa Italia sejak 14 tahun lalu。

Menjuarai Coppa Italia juga bisa membawa mereka kembali ke kompetisi Eropa setelah musim ini absen dari ajang internasional。 Sesuatu yang sangat diimpikan kolektor gelar Liga Champion terbanyak di Italia tersebut。 Apalagi,mereka selalu mengklaim bahwa“DNA”mereka adalah gelar Eropa。

Juve sulit membagi fokus

Kondisi tersebut berbeda dengan尤文图斯。 Klub milik keluarga Agnelli tersebut berada dalam krisis fokus。 Mereka tak bisa lagi nyaman menjaga peluang juara di tiga ajang yang mereka ikuti sekaligus:Coppa Italia,Serie A,dan Liga Champions。

Dengan 4 kekalahan di Serie A,posisi mereka di puncak klasemen masih dalam jangkauan AS Roma dan Napoli。 作为罗马menjaga jarak dengan尤文图斯hanya 1点。 Sedangkan那不勒斯5点。

Jika harus memilih antara Coppa Italia atau Serie A, tentu allenatore Massimiliano Allegri bakal memilih yang terakhir。 Apalagi mereka juga lolos ke ronde kedua Liga Champions。 Krisis prioritas terse但menjadi peluang bagi Milan untuk membekuk尤文图斯。

Namun,upaya untuk melakukannya tidak bakal mudah。 Sebab,meski memiliki catatan 头部优于尤文图斯,表演米兰tidak konsisten。 Mereka baru saja ditahan seri Torino 1-1 dan keok atas Napoli 1-2 di San Siro。

Situasi itu berbeda dengan尤文图斯。 Mereka akan menghadapi Milan setelah performa sempurna melawan Lazio di Serie A. Juve membekuk tim asal Roma itu 2-0。

“Juve terlalu berpengalaman dalam situasi seperti ini。 Tapi kami akan berusaha untuk lolos,“kata Montella。

Berbeda dengan Montella yang berapi-api menghadapi laga ini,Allegri lebih tenang。 Dia percaya dengan keseimbangan dalam pasukannya。 Dia mengakui,dua kekalahan atas Milan membuat timnya inferior。

“Masalahnya,gelar tidak ditentukan oleh insiden-insiden。 Tapi oleh keseimbangan dan konsistensi。 Di situ justru kekuatan kami,“ 。 -Rappler.com